BEKERJA SAMBIL KULIAH

Dian R. Fajar Ratih, S.Psi

Riza seorang karyawati (Staf Administrasi) di sebuah perusahaan swasta sudah bekerja selama 5 (lima) tahun, dia merasa karirnya di perusahaan tersebut stagnan tidak ada perubahan sama sekali. Hal ini dikarenakan dia hanya lulusan D-III, dibandingkan dengan rekan kerjanya yang memiliki masa kerja yang sama dengan dia tetapi pendidikannya S-1 sudah menduduki jabatan sebagai seorang Supervisor. Oleh sebab itu, Riza memutuskan untuk melanjutkan kuliah ke jenjang S-1 guna meningkatkan karirnya. Dan hal ini membuat Riza bingung dan resah, mampukah dia melakukannya dengan baik yaitu bekerja sambil kuliah ?

Dalam setiap perusahaan atau instansi pemerintahan, status pendidikan menjadi salah satu modal utama dalam peningkatan dan penentuan jenjang karir seseorang (misalnya untuk kenaikan pangkat / golongan). Tatkala para karyawan memutuskan berpikir untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena tuntutan dalam meningkatkan jenjang karir yang lebih tinggi, bekerja sambil kuliah merupakan pilihan satu-satunya yang diambil dan harus dilaksanakan guna memenuhi tuntutan tersebut. Dan tentunya hal ini bukanlah sesuatu yang mudah bagi Anda, untuk membagi waktu kuliah diantara kesibukan dan kepadatan pekerjaan.

Namun jangan risau, hal ini tidaklah salah dilakukan bila Anda bisa mengatur waktunya (antara bekerja dengan kuliah). Tinggal Anda sendiri bisa atau tidak menyikapinya. Mungkin tips berikut bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang akan bekerja sambil kuliah:

§ Bulatkan Tekad

Sebelum Anda memutuskan untuk bekerja sambil kuliah, terlebih dahulu Anda harus yakinkan niat dan tekad Anda. Seberapa besar kemampuan Anda nantinya dalam melakukan hanya Anda sendiri yang mampu mengukur dan menentukan. Anda juga harus memikirkan terlebih dahulu resiko-resiko yang akan muncul apabila Anda memutuskan untuk melakukan keduanya (bekerja dan kuliah), karena Anda harus dapat menyelaraskan irama kedua hal tersebut. Setelah Anda merasa yakin bisa melakukannya dan tahu solusi dari tiap resiko yang ada, maka saatnya Anda meneruskan niat Anda.

§ Sesuaikan Kondisi Pekerjaan Dengan Perguruan Tinggi

Setelah Anda merasa yakin dapat melakukan keduanya, Anda harus bisa mengatur waktu antara bekerja dan kuliah. Misalnya jika Anda bekerja pada pagi hari Anda bisa mengambil kuliah di sore hari (mencari perguruan tinggi yang ada kelas sore), atau sebaliknya Anda bekerja pada siang / sore hari maka Anda bisa mengambil kelas pagi. Untuk itu, sebelumnya carilah perguruan tinggi yang sesuai dengan kondisi pekerjaan Anda. Karena selain Anda dapat bekerja dengan maksimal, Anda pun masih punya waktu untuk menyelesaikan segala kepentingan kuliah.

§ Dukungan Keluarga

Bagi Anda yang sudah berkeluarga, sebelum Anda memutuskan untuk bekerja sambil kuliah, ada baiknya Anda mengutarakan terlebih dahulu maksud tersebut kepada keluarga terutama pasangan hidup Anda. Sehingga mereka dapat mengerti dan memahami, serta memberi dukungan kepada Anda. Karena bagaimanapun juga ketika Anda bekerja sambil kuliah, maka waktu dan perhatian Anda pun secara otomatis akan terbagi-bagi antara pekerjaan, kuliah dan keluarga.

§ Dukungan Lingkungan Kerja

Selain dukungan dari keluarga, dukungan dari lingkungan kerja pun memegang peran penting disini. Karena suatu saat nanti ketika Anda membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan tugas-tugas kuliah atau pekerjaan kantor yang mendesak, pihak yang akan Anda tuju tak lain adalah dari lingkungan kerja Anda sendiri. Dukungan dan bantuan dari mereka pun akan dapat mempengaruhi lancarnya pekerjaan Anda. Sehingga ada baiknya Anda juga menginformasikan terlebih dahulu kepada atasan dan rekan kerja Anda, sehingga mereka pun dapat memahami kondisi Anda yang sebenarnya (bekerja sambil kuliah).

§ Tahu yang Menjadi Prioritas

Seiring dengan berjalannya waktu, semakin lama intensitas pekerjaan Anda pasti semakin banyak. Sehingga seringkali pekerjaan Anda membutuhkan tambahan waktu dalam menyelesaikannya (misalnya dengan lembur). Sedangkan mata kuliah yang Anda ambil juga semakin padat dan banyak tugas-tugas yang harus Anda selesaikan. Apabila pekerjaan Anda benar-benar tidak bisa ditinggalkan dan urgent sekali serta harus diselesaikan pada saat itu juga, Anda bisa memutuskan tidak mengikuti mata kuliah karena Anda bisa menanyakan dan meminjam hasil kuliah kepada teman Anda. Disinilah Anda dituntut untuk dapat memutuskan mana yang lebih dahulu harus dikerjakan (dengan melihat kepentingannya). Sehingga Anda tetap dapat menjaga profesionalitas dan konduite kerja Anda.

Selain itu, yang menjadi pertimbangan penting apabila kita bekerja sambil kuliah, jangan sampai Anda mencampurkan urusan kuliah dengan pekerjaan. Misalnya mengerjakan tugas kuliah pada saat jam kerja, hal ini akan mempengaruhi kinerja Anda karena selain mengganggu pekerjaan dan secara etika pun berarti Anda sudah mencuri jam kerja. Untuk itu, urusan kuliah ada baiknya diselesaikan di rumah dan bukanlah di kantor.

Bekerja sambil kuliah, bukanlah sesuatu hal yang tidak mungkin untuk dapat dilakukan apabila Anda bisa menyikapinya dengan dewasa dan bijaksana. Dan segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh maka akan membuahkan hasil yang baik. Sekarang, pilihan ada di tangan Anda “Apakah Anda puas dengan kondisi saat ini ataukah Anda ingin meningkatkan kualitas diri Anda ? “.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: